Beranda » Ekonomi Bisnis » Bitcoin Bangkit Kembali, Target USD65 Ribu Terlihat dalam Perdagangan Kripto Global

Bitcoin Bangkit Kembali, Target USD65 Ribu Terlihat dalam Perdagangan Kripto Global

Harga Bitcoin menunjukkan pemulihan yang cukup menggembirakan, bergerak menuju angka USD65 ribu setelah sempat mengalami tekanan. Pemulihan ini terjadi usai periode sulit yang turut menyeret saham-saham semikonduktor dan teknologi. Dinamika pasar ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, termasuk peluncuran model kecerdasan buatan (AI) baru dari Tiongkok dan memudarnya optimisme terhadap regulasi kripto di Amerika Serikat, yang secara keseluruhan menekan selera risiko investor.

Pada Sabtu, 18 Juli 2026, Bitcoin diperdagangkan di sekitar USD64.729,5. Angka ini mencerminkan kenaikan sekitar satu persen dari penutupan sebelumnya, setelah sempat bergerak di rentang USD62.505 hingga USD64.287. Mata uang kripto terkemuka ini bahkan sempat mendekati level USD65 ribu di awal pekan, didorong oleh data inflasi AS yang menunjukkan angka lebih rendah dari perkiraan.

Dinamika Pasar: AI dan Regulasi Kripto Menjadi Sorotan

Pergerakan harga Bitcoin yang fluktuatif belakangan ini tidak bisa dilepaskan dari pengaruh perkembangan teknologi AI dan ketidakpastian regulasi. Dua isu besar ini menjadi katalisator utama yang membentuk sentimen pasar, baik bagi aset kripto maupun saham teknologi. Memahami interaksi antara inovasi AI yang cepat dan lanskap regulasi yang masih belum pasti sangat penting untuk mengurai tren pasar saat ini.

Peluncuran Kimi K3: Pengubah Permainan AI dari Tiongkok

Penurunan harga Bitcoin pada Jumat lalu, misalnya, sebagian besar disebabkan oleh peluncuran Kimi K3. Model AI ini dikembangkan oleh Moonshot AI yang berbasis di Beijing. Berita ini, yang pertama kali dilaporkan oleh CoinDesk, langsung menarik perhatian pasar.

Model Kimi K3 ini merupakan model open-weight yang menunjukkan performa luar biasa. Kimi K3 berhasil mengungguli pesaing-pesaing besar seperti Claude Fable 5 dari Anthropic dan GPT-5.6 dari OpenAI. Keunggulan ini terlihat jelas pada benchmark pengkodean frontend yang sangat diperhatikan oleh para pengembang dan investor.

Kimi K3 mencatatkan skor impresif 1.679 pada papan peringkat. Angka ini jauh melampaui Claude Fable 5 dengan skor 1.631 dan GPT-5.6 yang meraih 1.618. Pencapaian ini menandai lompatan signifikan bagi Moonshot AI, mengingat model mereka sebelumnya hanya menempati peringkat ke-18. Peningkatan 17 peringkat dalam satu rilis adalah bukti nyata kemajuan pesat yang terjadi.

Model AI ini memiliki 2,8 triliun parameter dan menggunakan desain mixture-of-experts. Desain ini memungkinkan hanya sebagian arsitekturnya yang aktif untuk setiap tugas. Bobot penuh model Kimi K3 dijadwalkan untuk dirilis secara publik pada 27 Juli, memberikan kesempatan bagi para pengembang untuk mengunduh dan mengoperasikan sistem ini pada perangkat keras mereka sendiri.

Baca Juga:  Perputaran Ekonomi Jakarta Fair 2026 Diprediksi Capai Triliunan Rupiah Menarik Perhatian Publik

Dampak Inovasi AI Terhadap Valuasi Teknologi

Prospek dari AI yang semakin canggih ini mengguncang valuasi teknologi secara keseluruhan. Ini menantang asumsi lama bahwa kemampuan AI terkemuka akan selalu langka dan mahal. Dengan munculnya model yang lebih efisien dan mudah diakses, pasar mulai mempertanyakan model bisnis yang bergantung pada AI eksklusif.

Bitcoin sendiri belakangan ini diperdagangkan sejalan dengan saham semikonduktor. Fenomena ini memperkuat hubungannya dengan siklus investasi AI yang lebih luas. Ketika investasi di sektor AI meningkat, permintaan terhadap chip semikonduktor juga melonjak, dan Bitcoin turut merasakan dampaknya.

Perkembangan ini juga berdampak pada penambang Bitcoin yang terdaftar. Banyak dari mereka telah mengalihkan kapasitas daya mereka menjadi infrastruktur AI dan komputasi berkinerja tinggi. Model AI yang lebih murah dan efisien dapat mengurangi permintaan akan kapasitas pusat data yang mahal. Hal ini berpotensi melemahkan ekonomi di balik kontrak-kontrak tersebut.

Ketidakpastian Regulasi Kripto di AS

Selain guncangan AI, ketidakpastian regulasi menambah hambatan lain bagi pasar kripto. Pedagang di Polymarket menurunkan probabilitas Undang-Undang CLARITY menjadi undang-undang pada 31 Desember menjadi rekor terendah 32 persen. Angka ini turun drastis dari puncaknya di bulan Februari yang mencapai 82 persen.

Negosiasi di Senat masih terhenti. Poin krusial yang menjadi perdebatan adalah ketentuan etika yang mencakup kepentingan aset digital pejabat publik. Undang-undang tersebut seharusnya membagi pengawasan antara Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) dan Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas (CFTC). Namun, Kongres akan memasuki masa reses Agustus, dengan hanya menyisakan sedikit minggu legislatif. Ini berarti peluang pengesahan undang-undang semakin tipis dalam waktu dekat.

Faktor Eksternal Lain yang Mempengaruhi Pasar

Investor juga mempertimbangkan dampak dari serangan AS-Iran yang sedang berlangsung di seluruh infrastruktur Teluk. Eskalasi konflik ini berpotensi memicu risiko inflasi yang didorong oleh energi. Jika inflasi melonjak, selera terhadap aset yang lebih berisiko, termasuk kripto, cenderung menurun.

Secara terpisah, Ripple menunjukkan komitmennya terhadap komunitas dengan memberikan hibah senilai USD250 ribu. Hibah yang didanai RLUSD ini ditujukan kepada 25 bisnis milik veteran dan pasangan militer. Setiap penerima akan mendapatkan USD10 ribu, pelatihan karyawan, dan akses ke lebih dari 20 ribu pencari kerja yang terkait dengan militer. Inisiatif ini menunjukkan peran positif teknologi blockchain dalam mendukung berbagai sektor.

Baca Juga:  Kenaikan Drastis Harga Timun di Semarang Mengguncang Pasar Lokal Jelang Lebaran Idulfitri

Kripto Lain Turut Mengalami Penguatan

Tidak hanya Bitcoin, sebagian besar altcoin juga menunjukkan tren positif di tengah perdagangan yang cenderung tipis pada hari Sabtu. Ini menunjukkan adanya sentimen positif yang lebih luas di pasar kripto, meskipun dengan volatilitas yang tetap tinggi.

Berikut adalah pergerakan beberapa kripto utama:

  • Ether (ETH): Kripto nomor dua dunia ini naik 1,1 persen pada hari itu.
  • XRP: Mengalami kenaikan 0,5 persen.
  • Cardano (ADA): Mencatatkan kenaikan 0,6 persen.
  • BNB: Naik 1,3 persen.
  • Solana (SOL): Mengalami kenaikan 0,33 persen.
  • Dogecoin (DOGE): Di antara memecoin, Dogecoin naik 0,3 persen.
  • $TRUMP: Menunjukkan kenaikan signifikan sebesar lima persen.

Perlu diingat bahwa data harga dan persentase kenaikan ini bersifat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu. Pasar kripto sangat volatil, dan informasi ini hanya mencerminkan kondisi pada waktu publikasi. Investor selalu disarankan untuk melakukan riset mendalam sebelum mengambil keputusan investasi.

Prospek ke Depan: Antara Inovasi dan Regulasi

Masa depan pasar kripto akan terus dipengaruhi oleh interaksi kompleks antara inovasi teknologi dan kerangka regulasi. Perkembangan pesat di bidang AI, seperti munculnya Kimi K3, menunjukkan bahwa teknologi akan terus menjadi pendorong utama. Namun, ketidakpastian regulasi, terutama di pasar sebesar Amerika Serikat, akan terus menjadi faktor penentu bagi sentimen investor.

Investor perlu memantau dengan cermat baik kemajuan teknologi maupun perkembangan legislatif. Keseimbangan antara potensi keuntungan dari inovasi dan risiko yang ditimbulkan oleh ketidakpastian regulasi akan menjadi kunci dalam menavigasi pasar kripto yang dinamis ini.

Disclaimer: Informasi yang disajikan dalam artikel ini bersifat umum dan tidak dimaksudkan sebagai nasihat keuangan. Pasar kripto sangat volatil dan investasi di dalamnya mengandung risiko tinggi. Nilai aset kripto dapat berfluktuasi secara signifikan. Selalu lakukan riset pribadi dan konsultasikan dengan penasihat keuangan profesional sebelum membuat keputusan investasi. Data yang disebutkan dalam artikel ini adalah berdasarkan informasi yang tersedia pada waktu penulisan dan dapat berubah sewaktu-waktu.

Nurkasmini Nikmawati
Reporter at Desa Pengkol

Nurkasmini Nikmawati merupakan jurnalis keuangan dan content specialist yang fokus pada sektor jasa keuangan Indonesia. Keahliannya meliputi perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Kasmini berkomitmen memberdayakan pembaca dengan informasi finansial yang praktis, akurat, dan aplikatif.