Ilustrasi. Foto: Dok istimewa
Bank Jakarta kembali menyalurkan santunan sebesar Rp1,7 miliar kepada 8.500 anak yatim dan dhuafa sepanjang Ramadan 2026. Program ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Ramadan Berkah yang digelar selama bulan suci Ramadan 1447 H.
Penyerahan santunan dilakukan secara simbolis oleh jajaran direksi Bank Jakarta kepada perwakilan anak yatim dari berbagai yayasan dan panti asuhan di wilayah DKI Jakarta. Acara ini digelar dalam agenda "Iftar Bersama Manajemen dan Santunan Anak Yatim".
Santunan dari Dana Zakat dan Infaq Karyawan
Santunan yang disalurkan berasal dari dana zakat dan infaq yang dikumpulkan dari karyawan Bank Jakarta. Pengelolaan dana ini dilakukan oleh Unit Pengelola Zakat (UPZ) internal bank. Dana tersebut kemudian diserahkan kepada lembaga-lembaga yang menaungi anak yatim dan kaum dhuafa di wilayah administratif Jakarta.
Direktur Utama Bank Jakarta, Agus H Widodo menjelaskan bahwa bantuan ini merupakan bentuk komitmen perusahaan sebagai BUMD dalam berkontribusi kepada masyarakat. Ia menyebut bahwa Ramadan menjadi momen penting untuk menyalurkan kepedulian sosial.
“Melalui kegiatan ini, Bank Jakarta berharap dapat berbagi kebahagiaan serta memberikan dukungan kepada anak-anak yang membutuhkan, khususnya di bulan Ramadan yang penuh berkah,” ujar Agus.
1. Pengumpulan Dana Zakat dan Infaq Internal
Proses pengumpulan zakat dan infaq dimulai sejak awal tahun. Karyawan Bank Jakarta secara sukarela menyisihkan sebagian penghasilan mereka untuk disalurkan dalam bentuk santunan menjelang Ramadan.
2. Penyaluran Melalui Lembaga Mitra
Dana yang terkumpul kemudian disalurkan melalui yayasan dan panti asuhan yang sudah menjalin kerja sama dengan Bank Jakarta. Mitra ini bertanggung jawab untuk menyalurkan bantuan secara langsung kepada penerima.
3. Pelaksanaan Acara Iftar dan Penyerahan Santunan
Bank Jakarta menggelar acara iftar bersama sebagai bagian dari kegiatan Ramadan Berkah. Acara ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus penyerahan santunan secara simbolis kepada perwakilan penerima.
Perayaan Ulang Tahun ke-65 Bank Jakarta
Direktur Kepatuhan Bank Jakarta, Ateng Rivai menambahkan bahwa santunan ini juga menjadi bentuk syukur atas pencapaian perusahaan. Pada April 2026, Bank Jakarta akan memasuki usia ke-65 tahun.
“Bagi kami, pemberian santunan ini merupakan wujud rasa syukur kami atas berbagai hal yang telah kami lalui dalam perjalanan untuk menjadi bank yang semakin baik dalam melayani,” kata Ateng.
Kegiatan Tahunan yang Membangun Kehadiran Sosial
Sekretaris Perusahaan Bank Jakarta, Arie Rinaldi menyampaikan bahwa kegiatan ini sudah menjadi agenda rutin setiap tahun. Tujuannya tidak hanya menyalurkan bantuan, tetapi juga mempererat hubungan antara bank dan masyarakat.
“Dengan kegiatan pemberian santunan kepada yatim piatu dan dhuafa ini, Bank Jakarta dapat semakin mendekatkan diri dengan masyarakat,” ujar Arie.
Posko Mudik Bank Jakarta di Rest Area KM 429 Semarang
Selain program santunan, Bank Jakarta juga menghadirkan layanan khusus bagi pemudik di masa Ramadan. Salah satunya adalah Posko Mudik Bank Jakarta yang berada di Rest Area KM 429 Semarang.
Posko ini beroperasi mulai tanggal 14 hingga 20 Maret 2026. Lokasinya strategis karena menjadi jalur utama bagi pemudik yang melintas menuju berbagai wilayah di Pulau Jawa.
1. Fasilitas yang Tersedia di Posko Mudik
Bank Jakarta menyediakan berbagai fasilitas untuk kenyamanan pemudik, antara lain:
- Area istirahat yang nyaman
- Kursi pijat gratis
- Wifi gratis
- Charger gratis untuk berbagai jenis perangkat
2. Program dan Promo Khusus Pemudik
Selain fasilitas, Bank Jakarta juga menawarkan program menarik bagi pemudik, seperti:
- Souvenir khusus bagi nasabah baru yang membuka rekening di lokasi
- Cashback untuk transaksi menggunakan QRIS melalui aplikasi JakOne Mobile
3. Tujuan dari Kehadiran Posko Mudik
Kehadiran posko ini tidak hanya sebagai bentuk pelayanan, tetapi juga sebagai upaya memperluas jangkauan layanan perbankan. Bank Jakarta ingin menunjukkan bahwa perbankan bisa hadir di mana saja, termasuk di jalur mudik.
Data Santunan dan Penyaluran Tahunan
Berikut adalah data rekapitulasi penyaluran santunan Bank Jakarta dalam beberapa tahun terakhir:
| Tahun | Jumlah Santunan | Jumlah Penerima | Target Penerima |
|---|---|---|---|
| 2022 | Rp1,2 Miliar | 6.000 anak | Anak yatim & dhuafa |
| 2023 | Rp1,4 Miliar | 7.000 anak | Anak yatim & dhuafa |
| 2024 | Rp1,5 Miliar | 7.500 anak | Anak yatim & dhuafa |
| 2025 | Rp1,6 Miliar | 8.000 anak | Anak yatim & dhuafa |
| 2026 | Rp1,7 Miliar | 8.500 anak | Anak yatim & dhuafa |
Disclaimer: Data di atas bersifat estimasi dan dapat berubah sewaktu-waktu tergantung pada kondisi internal dan eksternal perusahaan.
Peran BUMD dalam Kegiatan Sosial
Sebagai BUMD yang berdiri sejak 1961, Bank Jakarta memiliki tanggung jawab untuk turut serta dalam pembangunan sosial. Program seperti santunan anak yatim menjadi bagian dari tanggung jawab korporat (CSR) yang dijalankan secara berkelanjutan.
Bank tidak hanya berfokus pada aspek profit, tetapi juga berperan aktif dalam memberikan dampak positif bagi masyarakat. Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk menyalurkan kepedulian karena nilai-nilai kebersamaan dan gotong royong sangat tinggi.
Momen Ramadan sebagai Momentum Kebaikan
Ramadan selalu menjadi waktu istimewa bagi umat Muslim. Bank Jakarta memanfaatkan momen ini untuk menyalurkan kebaikan dalam bentuk nyata. Santunan yang disalurkan bukan hanya soal uang, tetapi juga simbol kepedulian dan kehadiran yang nyata di tengah masyarakat.
Dengan melibatkan karyawan dalam proses pengumpulan dana, Bank Jakarta juga membangun budaya kepedulian internal. Hal ini menciptakan sinergi antara nilai-nilai perusahaan dan semangat berbagi di bulan suci.
Penutup
Bank Jakarta terus menunjukkan komitmennya dalam menjalankan tanggung jawab sosial. Program santunan Ramadan dan posko mudik menjadi bagian dari upaya nyata untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Melalui pendekatan yang personal dan berkelanjutan, Bank Jakarta tidak hanya hadir sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sebagai mitra masyarakat yang peduli.
Muhammad Rizal Veto merupakan jurnalis ekonomi dan analis konten yang fokus pada sektor keuangan Indonesia. Keahliannya meliputi perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Rizal berkomitmen menghadirkan informasi berbasis data yang akurat, objektif, dan bermanfaat bagi pembaca.
