Beranda » Ekonomi Bisnis » Harga Emas Antam dan Minyak Dunia Anjlok Jadi Sorotan Top 5 Ekonomi Global

Harga Emas Antam dan Minyak Dunia Anjlok Jadi Sorotan Top 5 Ekonomi Global

Ilustrasi kondisi pasar logam mulia dan komoditas global kembali menarik perhatian pengamat ekonomi. Pada Selasa, 24 Maret 2026, harga emas Antam terpantau stagnan, sementara harga beli kembali (buyback) justru turun cukup tajam. Di sisi lain, harga minyak dunia juga mengalami penurunan tajam setelah Presiden Amerika Serikat mengumumkan penundaan serangan terhadap infrastruktur Iran.

Pergerakan harga ini dipicu oleh dinamika geopolitik dan ekspektasi terhadap kebijakan moneter global. Investor tampaknya mulai mengurangi posisi risiko menjelang pengumuman penting dari bank sentral dunia. Situasi ini memberi dampak langsung pada harga emas, perak, dan minyak mentah di pasar internasional.

Harga Emas Antam Tetap Stagnan, Buyback Anjlok

Harga emas batangan yang diproduksi PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam hari ini tidak mengalami perubahan. Emas Antam tetap dijual di harga Rp1.650.000 per gram untuk ukuran terkecil.

Namun, harga buyback emas Antam turun cukup signifikan. Penurunan ini mencerminkan ketidakseimbangan antara permintaan dan penawaran di pasar lokal.

Harga Emas Pegadaian Turun di Semua Jenis

PT Pegadaian (Persero) juga mencatat penurunan harga emas batangan untuk semua ukuran. Penurunan ini terjadi di tengah situasi ketidakpastian global.

Berikut daftar harga emas Pegadaian per 24 Maret 2026:

Jenis Emas Harga Jual (Rp) Harga Beli (Rp)
1 gram 1.655.000 1.575.000
2 gram 3.310.000 3.150.000
5 gram 8.275.000 7.875.000
10 gram 16.550.000 15.750.000

Penurunan harga ini bisa menjadi peluang bagi investor jangka panjang yang ingin membeli emas dengan harga lebih rendah.

Harga Perak Antam Naik Tajam

Berbeda dengan emas, harga perak Antam justru melonjak. Perak murni yang dipasarkan Antam hari ini mencapai Rp44.450 per gram.

Lonjakan ini menunjukkan bahwa permintaan perak di pasar domestik mulai meningkat. Perak sering kali dijadikan alternatif investasi yang lebih terjangkau dibandingkan emas.

Baca Juga:  Pertimbangan Gaji Ideal Sebelum Beli Mobil agar Keuangan Tetap Terjaga dan Terencana dengan Baik

Pemulihan Harga Emas Dunia Terhenti

Harga emas dunia sempat menunjukkan tanda-tanda pemulihan setelah ketegangan di Timur Tengah sedikit mereda. Namun, harapan tersebut pupus karena investor kembali menunggu keputusan bank sentral.

Emas tetap berada di bawah tekanan karena ekspektasi kenaikan suku bunga global. Investor khawatir kenaikan suku bunga akan mengurangi daya tarik emas sebagai aset non-yield.

Harga Minyak Dunia Anjlok Setelah Pengumuman Trump

Harga minyak mentah dunia anjlok pada perdagangan Senin waktu setempat (Selasa WIB). Penurunan ini dipicu oleh pengumuman Presiden AS Donald Trump yang menunda serangan terhadap infrastruktur Iran.

Trump juga menyatakan bahwa AS dan Iran telah melakukan percakapan yang sangat baik dan produktif dalam dua hari terakhir. Pernyataan ini meredam ketegangan yang sempat memicu lonjakan harga minyak.

Berikut data harga minyak dunia per 24 Maret 2026:

Jenis Minyak Harga Sebelumnya (USD/barel) Harga Sekarang (USD/barel) Perubahan (%)
Brent 92.50 86.30 -6.7%
WTI 89.20 83.80 -6.1%

Penurunan harga minyak ini berdampak pada saham perusahaan energi global dan juga anggaran negara-negara penghasil minyak.

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pergerakan Harga Emas dan Minyak

1. Kebijakan Moneter Global

Bank sentral dunia, terutama The Fed, masih menjadi sorotan pasar. Rencana kenaikan suku bunga bisa menekan harga emas karena logam mulia tidak memberikan yield.

2. Ketegangan Geopolitik

Konflik di Timur Tengah selalu menjadi pemicu utama volatilitas harga komoditas. Namun, jika ketegangan mereda, harga cenderung turun.

3. Permintaan Investasi

Permintaan emas sebagai instrumen investasi cenderung meningkat saat ketidakpastian ekonomi tinggi. Namun, saat pasar stabil, investor beralih ke instrumen berimbang lebih tinggi.

Tips Investasi Emas di Tengah Fluktuasi Harga

1. Beli Emas Secara Bertahap

Alih-alih membeli dalam jumlah besar sekaligus, lebih baik membeli emas secara bertahap untuk mengurangi risiko timing market.

Baca Juga:  Dolar AS Terpuruk di Hadapan Enam Mata Uang Dominan Global

2. Pilih Produk Emas Bersertifikat

Pastikan membeli emas dari sumber terpercaya seperti Antam atau Pegadaian agar terhindar dari produk palsu.

3. Simpan Emas dengan Aman

Gunakan brankas pribadi atau layanan penyimpanan emas dari institusi keuangan untuk menjaga keamanan fisik investasi.

Perbandingan Harga Emas Antam dan Pegadaian

Parameter Antam (Rp/gram) Pegadaian (Rp/gram)
Harga Jual 1.650.000 1.655.000
Harga Beli 1.570.000 1.575.000
Selisih Jual-Beli 80.000 80.000

Meskipun harga jual dan beli hampir sama, perbedaan kecil bisa menjadi pertimbangan investor dalam memilih mitra transaksi.

Proyeksi Harga Emas dan Minyak di Kuartal II 2026

Berdasarkan analisis pasar, harga emas berpotensi stabil di kisaran Rp1.630.000 hingga Rp1.670.000 per gram jika tidak ada gejolak besar. Sementara harga minyak mentah global diprediksi akan bergerak di kisaran USD80 hingga USD90 per barel.

Namun, proyeksi ini bisa berubah sewaktu-waktu tergantung pada perkembangan geopolitik dan kebijakan moneter global.

Disclaimer

Harga emas, perak, dan minyak mentah sangat rentan terhadap fluktuasi pasar. Data yang disajikan bersifat terkini per 24 Maret 2026 dan dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya. Investasi pada komoditas ini mengandung risiko, termasuk risiko kehilangan modal. Sebelum memutuskan investasi, sebaiknya lakukan riset mandiri atau konsultasi dengan penasihat keuangan profesional.

Bintang Fatih Wibawa
Reporter at Desa Pengkol

Bintang Fatih Wibawa merupakan penulis dan jurnalis yang fokus pada sektor keuangan Indonesia. Bidang keahliannya meliputi industri perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Bintang berkomitmen menyajikan informasi keuangan yang akurat, faktual, dan bermanfaat bagi pembaca.