Ramadan 1447 H memberi kesempatan emas bagi industri keuangan syariah untuk menunjukkan performa gemilangnya. Salah satu bank yang sukses memanfaatkannya adalah Bank Mega Syariah. Sepanjang bulan suci ini, bank yang fokus pada layanan syariah tersebut mencatat pencapaian menarik, terutama dalam hal pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK).
Momen Ramadan bukan hanya soal ibadah, tapi juga peluang untuk mempererat hubungan dengan nasabah. Bank Mega Syariah menggelar serangkaian program bernuansa religi dan edukasi, sekaligus menggenjot adopsi layanan digital mereka. Hasilnya? DPK bank ini berhasil menembus angka Rp709 miliar menjelang akhir Ramadan 2026.
Strategi Bank Mega Syariah Saat Ramadan 2026
Untuk memaksimalkan potensi Ramadan, Bank Mega Syariah tidak asal gelar acara. Ada strategi matang di balik setiap langkah yang diambil. Mulai dari penguatan engagement nasabah hingga dorongan literasi keuangan syariah.
1. Menggelar Serangkaian Acara Ramadan Optimal
Bank Mega Syariah menyelenggarakan acara besar bertajuk “Ramadan Optimal” di tujuh kota besar di Indonesia. Kota-kota tersebut meliputi:
- Surabaya
- Malang
- Semarang
- Bandung
- Lampung
- Palembang
- Makassar
Acara ini tidak sekadar silaturahmi biasa. Ada kajian keagamaan, tausiyah dari tokoh terpercaya, hingga kolaborasi dengan lembaga pendidikan. Tujuannya jelas: mendekatkan diri pada nilai-nilai syariah sekaligus menumbuhkan kepercayaan terhadap layanan perbankan mereka.
2. Program AMAL 2026 Sebagai Daya Tarik Utama
Program unggulan bernama AMAL 2026 (Aktivasi M-Syariah di Bulan Ramadan) menjadi andalan utama dalam kampanye Ramadan kali ini. Program ini dirancang untuk mendorong penggunaan aplikasi M-Syariah secara aktif, terutama di tengah musim belanja dan pembayaran tinggi.
Melalui AMAL, nasabah tidak hanya dimanjakan dengan fitur-fitur praktis, tapi juga diajak untuk lebih produktif dalam mengelola keuangan selama bulan puasa. Ini sejalan dengan visi Bank Mega Syariah sebagai bank yang humanis dan responsif terhadap kebutuhan umat.
3. Fokus pada Literasi Keuangan dan Spiritual Engagement
Bukan cuma soal transaksi, Bank Mega Syariah juga peduli pada pemahaman nasabah terhadap prinsip syariah dalam keuangan. Pendekatan ini membangun trust dan loyalitas jangka panjang. Dengan mengedepankan nilai-nilai spiritual, bank ini menciptakan hubungan yang lebih personal dengan nasabah.
Capaian Kinerja Bank Mega Syariah Selama Ramadan
Hasil dari strategi yang matang dan eksekusi yang tepat? Angka-angka bicara lebih banyak.
Pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK)
Hingga 21 Maret 2026, Bank Mega Syariah mencatat peningkatan DPK sebesar Rp709 miliar. Angka ini berasal dari lebih dari 5.600 rekening baru yang dibuka selama periode Ramadan. Lonjakan ini menunjukkan bahwa produk-produk tabungan syariah mereka mampu menarik minat publik.
Produk tabungan yang ditawarkan tidak hanya aman, tapi juga memberikan imbal hasil kompetitif. Hal ini menjadi daya tarik tersendiri di mata nasabah yang ingin meraih manfaat finansial tanpa meninggalkan prinsip syariah.
Transaksi Digital Melesat
Di sisi transaksi digital, Bank Mega Syariah juga mencatat lonjakan yang signifikan. Selama Ramadan 2026, total transaksi melalui aplikasi M-Syariah mencapai lebih dari 230.000 transaksi, dengan nilai transaksi di atas Rp243 miliar. Angka ini naik lebih dari 24% year-on-year (YoY).
Fitur yang paling populer digunakan antara lain:
- Transfer antar rekening
- Pembayaran QRIS
- Top up e-wallet
Lonjakan Penggunaan QRIS
QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) menjadi salah satu metode pembayaran yang paling diminati. Dibandingkan periode yang sama tahun lalu, jumlah transaksi QRIS meningkat lebih dari 65%, dengan volume transaksi naik lebih dari 58%.
Lonjakan ini membuktikan bahwa masyarakat semakin nyaman dengan sistem pembayaran nontunai berbasis QR code. Bank Mega Syariah turut mendorong perubahan ini dengan memastikan integrasi QRIS yang lancar dan aman di aplikasi M-Syariah.
Apa Kata Divisi Terkait?
Benadicto Alvonzo Ferary, Division Head Digital Business & Product Management Bank Mega Syariah, menjelaskan bahwa semua pencapaian ini merupakan hasil dari transformasi digital yang terus digelorakan. Ia menyebut bahwa pendekatan berbasis komunitas menjadi kunci utama dalam memperluas penetrasi layanan bank.
“Pendekatan ini memungkinkan kami untuk hadir dalam kehidupan sehari-hari masyarakat, baik dalam bentuk transaksi maupun pengelolaan keuangan yang sesuai syariah,” ujar Benadicto.
Menurutnya, ke depan Bank Mega Syariah akan terus menghadirkan program-program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Termasuk inovasi produk dan layanan digital yang semakin canggih.
Tabel Ringkasan Capaian Bank Mega Syariah Selama Ramadan 2026
| Indikator | Nilai |
|---|---|
| Total DPK Baru | > Rp709 miliar |
| Jumlah Rekening Baru | > 5.600 rekening |
| Total Transaksi Digital | > 230.000 transaksi |
| Nilai Transaksi Digital | > Rp243 miliar |
| Pertumbuhan YoY Transaksi | > 24% |
| Pertumbuhan Transaksi QRIS | > 65% |
| Pertumbuhan Volume QRIS | > 58% |
Catatan: Data di atas bersifat preliminary dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan perkembangan internal bank.
Kesimpulan
Ramadan 2026 menjadi momentum penting bagi Bank Mega Syariah untuk menunjukkan eksistensinya di tengah persaingan industri perbankan syariah. Melalui kombinasi strategi komunitas, edukasi, dan digitalisasi, bank ini berhasil menarik minat masyarakat luas.
Capaian DPK yang menembus Rp709 miliar dan lonjakan transaksi digital menunjukkan bahwa pendekatan yang diambil sangat efektif. Terlebih lagi, penggunaan QRIS yang semakin masif membuktikan bahwa masyarakat mulai beralih ke pembayaran nontunai yang lebih praktis dan aman.
Bank Mega Syariah bukan hanya bank biasa. Ia hadir sebagai mitra keuangan yang memahami nilai-nilai spiritual dan sosial nasabahnya. Dan dengan terus berinovasi, bank ini punya potensi besar untuk terus tumbuh di masa depan.
Disclaimer: Data dan angka yang disajikan bersifat preliminary dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan perkembangan internal Bank Mega Syariah.
Muhammad Rizal Veto merupakan jurnalis ekonomi dan analis konten yang fokus pada sektor keuangan Indonesia. Keahliannya meliputi perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Rizal berkomitmen menghadirkan informasi berbasis data yang akurat, objektif, dan bermanfaat bagi pembaca.
