Superapp bale by BTN terus menunjukkan perkembangan yang solid sepanjang 2025. Dari catatan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN), jumlah pengguna aplikasi ini melonjak dari 1,8 juta di tahun sebelumnya menjadi lebih dari 3,6 juta. Artinya, pertumbuhan pengguna mencapai 102 persen dalam satu tahun.
Tidak hanya jumlah pengguna, aktivitas transaksi juga mengalami peningkatan yang signifikan. Transaksi yang dilakukan melalui bale by BTN naik dari 1,2 miliar pada 2024 menjadi lebih dari 2,2 miliar di 2025. Nilai transaksinya pun meningkat dari Rp80 triliun menjadi Rp101 triliun, atau tumbuh 25 persen year-on-year.
Penguatan Ekosistem Digital BTN
Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu, menyampaikan bahwa bale by BTN bukan sekadar aplikasi digital biasa. Aplikasi ini menjadi bagian dari strategi transformasi BTN untuk lebih dekat dengan kebutuhan finansial masyarakat sehari-hari.
“Ini bukan hanya soal transaksi saat pembiayaan, tapi juga untuk aktivitas harian. Kami ingin hubungan dengan nasabah lebih personal dan relevan,” ujar Nixon.
1. Integrasi Layanan dalam Satu Platform
bale by BTN tidak hanya berdiri sendiri. Aplikasi ini terintegrasi dengan berbagai layanan seperti:
- bale Properti
- bale Merchant
- bale Bisnis
- bale Agen
- bale Community
Integrasi ini memungkinkan pengguna untuk mengakses berbagai kebutuhan dalam satu tempat, mulai dari transaksi finansial hingga layanan gaya hidup.
2. bale Wisata: Solusi Perjalanan Nasabah
BTN juga menghadirkan bale Wisata sebagai bagian dari ekosistem digital. Fitur ini menyediakan kemudahan akses untuk tiket transportasi, destinasi wisata, dan akomodasi hotel dalam satu platform. Ini adalah langkah konkret untuk menjawab kebutuhan nasabah yang ingin liburan tanpa ribet.
3. Penghimpunan Dana dan CASA yang Lebih Kuat
Dana Pihak Ketiga (DPK) retail yang dihimpun melalui bale by BTN juga mengalami peningkatan. Dari Rp17 triliun di 2024, DPK naik menjadi Rp21,63 triliun di 2025. Ini menunjukkan bahwa pengguna bale cenderung memiliki saldo yang lebih tinggi—bahkan hingga 6,4 kali lipat dibandingkan pengguna biasa.
Target dan Rencana Pengembangan 2026
Memasuki tahun 2026, BTN menargetkan jumlah pengguna bale by BTN menembus angka enam juta. Target ini didukung dengan pengembangan lebih dari 68 fitur baru dan peningkatan layanan agar pengalaman pengguna semakin baik.
4. Program Akuisisi dan Engagement
BTN juga akan memperkuat program akuisisi dan engagement melalui:
- Kerja sama dengan merchant
- Kolaborasi dengan sektor lifestyle
- Penyelenggaraan event nasional seperti Indonesia Coffee Expo 2026 melalui inisiatif bale Ngopi
Langkah ini diharapkan bisa menarik lebih banyak pengguna baru sekaligus meningkatkan loyalitas pengguna aktif.
Perbandingan Kinerja bale by BTN 2024–2025
| Indikator | 2024 | 2025 | Pertumbuhan (%) |
|---|---|---|---|
| Jumlah Pengguna | 1,8 juta | 3,6 juta | 102% |
| Jumlah Transaksi | 1,2 miliar | 2,2 miliar | 79% |
| Nilai Transaksi | Rp80 triliun | Rp101 triliun | 25% |
| DPK Retail via bale | Rp17 triliun | Rp21,63 triliun | – |
Fitur Unggulan bale by BTN
bale by BTN tidak hanya menawarkan layanan perbankan digital biasa. Ada beberapa fitur unggulan yang membuatnya berbeda dari aplikasi sejenis:
- bale Properti: Solusi lengkap untuk kebutuhan properti, mulai dari cicilan hingga konsultasi.
- bale Merchant: Memudahkan UMKM untuk menerima pembayaran digital.
- bale Bisnis: Platform untuk pengelolaan keuangan bisnis kecil dan menengah.
- bale Community: Wadah interaksi dan edukasi keuangan bagi pengguna.
- bale Wisata: Akses mudah ke tiket dan akomodasi liburan.
- bale Ngopi: Inisiatif edukasi dan event kopi yang memperkuat engagement.
Strategi Ke Depan: Lebih dari Sekadar Aplikasi
BTN tidak hanya ingin bale by BTN menjadi aplikasi digital yang populer. Aplikasi ini dirancang untuk menjadi pusat ekosistem keuangan yang menyeluruh. Dengan integrasi berbagai layanan, BTN berharap bisa menjadi mitra finansial yang relevan di setiap fase kehidupan pengguna.
Penguatan ekosistem ini juga didukung oleh pengembangan teknologi dan kolaborasi lintas sektor. Mulai dari merchant lokal hingga penyelenggara event nasional, semua menjadi bagian dari visi BTN dalam membangun komunitas finansial yang inklusif dan mudah diakses.
Disclaimer
Data yang disajikan dalam artikel ini bersumber dari informasi resmi BTN per 31 Maret 2026. Angka dan target dapat berubah sewaktu-waktu tergantung pada perkembangan bisnis dan kondisi makro ekonomi.
Erna Agnesa merupakan jurnalis keuangan senior dan editor yang fokus pada industri jasa keuangan Indonesia. Keahliannya meliputi perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Erna berkomitmen menghadirkan liputan yang tajam, berimbang, dan memberdayakan masyarakat dalam mengambil keputusan finansial.
