Beranda » Ekonomi Bisnis » Pengurus Koperasi Merah Putih Resmi Jadi Pegawai BUMN, Ini Rinciannya Gaji dan Tunjangannya

Pengurus Koperasi Merah Putih Resmi Jadi Pegawai BUMN, Ini Rinciannya Gaji dan Tunjangannya

Ilustrasi. Foto: dok MI.

Reporter: Husen Miftahudin

Jakarta: Status kepegawaian di Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) bakal berubah total. Nanti, pengurusnya bakal masuk sebagai pegawai BUMN dengan kontrak kerja waktu tertentu alias PKWT. Tak heran kalau banyak yang penasaran, sebenarnya berapa sih gaji yang bakal diterima?

Soal penghasilan, memang belum ada aturan pasti soal nominal gaji pokok. Namun, yang jelas, pengurus tetap bakal mendapat insentif. Besarannya? Tergantung posisi dan pencapaian target koperasi. Ada juga faktor pendidikan yang jadi pertimbangan dalam penetapan penghasilan.

Kisaran Insentif Pengurus Koperasi Merah Putih

Insentif yang diberikan bukan angka pasti. Nilainya bisa naik turun tergantung hasil evaluasi Rapat Anggota Tahunan (RAT). Ini dia kisaran besaran honorarium untuk tiap posisi:

• Ketua koperasi: Rp2 juta sampai Rp5 juta per bulan
• Sekretaris: Rp1,5 juta sampai Rp3 juta per bulan
• Bendahara: Rp1,5 juta sampai Rp3,5 juta per bulan
• Pengurus: Rp250 ribu sampai Rp1 juta per bulan
• Pengawas koperasi: Rp500 ribu sampai Rp1,5 juta per bulan

Besaran ini tentunya masih bisa berubah tergantung kebijakan dan kinerja koperasi secara keseluruhan.

Penyesuaian Gaji Berdasarkan Tingkat Pendidikan

Selain posisi, tingkat pendidikan juga jadi salah satu pertimbangan dalam penetapan penghasilan. Meski belum ada ketentuan resmi, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan sempat memberikan gambaran bahwa gaji bakal disesuaikan dengan jenjang pendidikan.

Mulai dari D3, D4, hingga S1, masing-masing bakal punya skema penghasilan yang berbeda. Tapi, belum ada angka pasti yang dirilis secara resmi.

Tahapan Seleksi dan Cara Cek Hasil

Bagi yang tertarik menjadi manajer KDKMP atau pegawai KNMP, wajib ikuti proses seleksi yang sudah ditetapkan. Supaya nggak ketinggalan info, penting banget cek hasil seleksi secara berkala lewat situs resmi.

Baca Juga:  Ribu Penumpang Tiba di Jakarta Melalui Bandara Soekarno-Hatta pada Hari Ini

Untuk mempermudah, berikut langkah-langkahnya:

  1. Buka browser dan kunjungi laman https://phtc.panselnas.go.id/
  2. Login menggunakan NIK, password, dan kode captcha
  3. Masuk ke menu seleksi untuk melihat status kelulusan
  4. Status lolos atau tidak bakal muncul di situ
  5. Selain itu, pengumuman juga dikirim via email terdaftar

Yang dinyatakan lolos wajib cetak kartu ujian sebagai syarat tahap seleksi berikutnya.

Jadwal Resmi Seleksi Terbaru

Proses rekrutmen ini punya jadwal ketat yang harus dipenuhi. Jangan sampai kelewatan karena bisa otomatis gugur. Simak jadwal lengkapnya di bawah ini:

No Tahapan Tanggal Pelaksanaan
1 Pengumuman Seleksi 15 April 2026
2 Pendaftaran Seleksi 15-24 April 2026
3 Seleksi Administrasi 15-25 April 2026
4 Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi 26-27 April 2026
5 Pengumuman Jadwal Seleksi Kompetensi 30 April-2 Mei 2026
6 Pelaksanaan Seleksi Kompetensi 3-12 Mei 2026
7 Pengumuman Hasil Seleksi Kompetensi dan Jadwal Tambahan 17-19 Mei 2026
8 Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Tambahan 20-31 Mei 2026
9 Pengumuman Hasil Akhir (Kelulusan) 5-7 Juni 2026
10 Pelatihan Dasar Kemiliteran Komponen Cadangan 17 Juni-16 Juli 2026
11 Pelatihan Manajerial dan Kompetensi Bidang 17-31 Juli 2026

Disclaimer: Jadwal dan besaran insentif bisa berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. Pastikan selalu pantau informasi resmi dari situs terkait.

Apa Saja yang Harus Dipersiapkan?

Sebelum mengikuti seleksi, calon peserta disarankan untuk mempersiapkan beberapa hal penting. Pertama, pastikan semua dokumen administrasi sudah lengkap dan valid. Kedua, pelajari materi seleksi kompetensi agar peluang lolos lebih besar.

Selain itu, jangan lupa untuk rutin cek email dan situs resmi. Semua informasi terkini bakal disampaikan lewat dua media itu. Kalau sampai keduluan info, bisa-bisa kehilangan kesempatan.

Prospek Ke depan

Menjadi pengurus KDKMP bukan cuma soal penghasilan. Ini juga jalan untuk berkontribusi langsung dalam pengembangan ekonomi desa. Dengan sistem BUMN, profesionalisme kerja juga bakal meningkat. Artinya, karier ke depannya pun makin terbuka lebar.

Baca Juga:  Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Kartasura Membuka Kesempatan Karir untuk Profesional Kesehatan Berdedikasi Tinggi

Gimana? Tertarik nyoba? Yang penting, siap mental dan persiapan matang. Siapa tahu, tahun depan kamu udah jadi bagian dari pengurus koperasi yang punya andil besar dalam pemerataan ekonomi nasional.

Tags: koperasi merah putih, gaji

Erna Agnesa
Reporter at Desa Pengkol

Erna Agnesa merupakan jurnalis keuangan senior dan editor yang fokus pada industri jasa keuangan Indonesia. Keahliannya meliputi perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Erna berkomitmen menghadirkan liputan yang tajam, berimbang, dan memberdayakan masyarakat dalam mengambil keputusan finansial.