Beranda » Bantuan Sosial » RUPST Maybank Indonesia Setujui Pembagian Dividen Rp580 Miliar dan Perombakan Struktur Direksi serta Komisaris

RUPST Maybank Indonesia Setujui Pembagian Dividen Rp580 Miliar dan Perombakan Struktur Direksi serta Komisaris

Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Bank Maybank Indonesia (BNII) tahun 2026 membawa sejumlah keputusan penting. Salah satunya adalah pembagian dividen tunai senilai Rp580 miliar. Tak hanya itu, rapat ini juga merombak susunan dewan komisaris dan direksi bank yang merupakan bagian dari strategi jangka panjang Maybank Group di Indonesia.

Langkah-langkah tersebut diambil sebagai bentuk adaptasi terhadap dinamika industri keuangan nasional yang terus berkembang. Dengan memperkuat tim kepemimpinan, Maybank Indonesia ingin memastikan bahwa operasional dan arah bisnis tetap selaras dengan visi pertumbuhan berkelanjutan.

Perombakan Struktur Kepemimpinan Maybank Indonesia

Perubahan dalam struktur kepemimpinan kerap kali menjadi sinyal adanya rencana strategis baru. Di tahun 2026, Maybank Indonesia melakukan beberapa pergantian posisi penting dalam dewan komisaris dan direksi. Langkah ini tidak hanya soal pergantian wajah, tapi juga penyesuaian fungsi untuk mendukung ekspansi dan efisiensi operasional.

1. Pengangkatan Presiden Komisaris Baru

Zulkiflee Abbas Abdul Hamid resmi menjabat sebagai Presiden Komisaris Maybank Indonesia. Kehadirannya diharapkan dapat memberikan arah yang lebih tegas dalam pengawasan dan pengambilan keputusan strategis.

2. Penambahan Anggota Dewan Komisaris

Dua nama baru masuk dalam daftar komisaris, yakni Sri Khairussaleh Ramli dan Hasnita Hashim. Keduanya membawa latar belakang yang relevan dengan dunia keuangan dan korporasi, sehingga diharapkan bisa memperkuat governance perusahaan.

3. Pengangkatan Direktur Baru

Mariana Husin ditunjuk sebagai direktur baru. Pengalaman profesionalnya di bidang perbankan dan layanan keuangan menjadikannya figur yang potensial dalam mendukung transformasi digital dan inklusi keuangan.

4. Perubahan Anggota Dewan Direksi

Beberapa nama juga keluar dari struktur direksi. Edwin Gerungan dan Ricky Antariksa dikabarkan telah menyelesaikan masa jabatan mereka. Sebagai gantinya, Hendar dan Effendi kembali dipercaya untuk melanjutkan peran masing-masing.

Baca Juga:  Bank Muamalat Pastikan Operasional Kembali Normal Pasca Libur Lebaran

Susunan Dewan Komisaris, Direksi, dan Dewan Pengawas Syariah Pasca-RUPST

Berikut adalah susunan lengkap pimpinan Maybank Indonesia pasca-RUPST 2026:

Dewan Komisaris

Jabatan Nama
Presiden Komisaris Zulkiflee Abbas Abdul Hamid
Komisaris Sri Khairussaleh Ramli
Komisaris Lim Hong Tat
Komisaris Independen Hendar
Komisaris Independen Putut Eko Bayuseno
Komisaris Independen Marina R. Tusin
Komisaris Independen Daniel James Rompas
Komisaris Hasnita Hashim

Direksi

Jabatan Nama
Presiden Direktur Steffano Ridwan
Direktur Irvandi Ferizal
Direktur Effendi
Direktur Widya Permana
Direktur Bambang Andri Irawan
Direktur Shaiful Adhli Yazid
Direktur Yessika Effendi
Direktur Romy Hardiansyah
Direktur Bianto Surodjo
Direktur Mariana Husin

Dewan Pengawas Syariah

Jabatan Nama
Ketua M. Sa’ad Ih
Anggota Sodikun
Anggota Ahmad Satori

Pembagian Dividen Tunai Senilai Rp580 Miliar

Salah satu momen penting dalam RUPST 2026 adalah keputusan untuk membagikan dividen tunai kepada para pemegang saham. Nilai total dividen mencapai Rp580 miliar, atau sekitar 35% dari laba bersih tahun 2025.

Laba bersih Maybank Indonesia pada akhir tahun 2025 tercatat sebesar Rp1,65 triliun. Dari jumlah tersebut, sisanya sebesar Rp1,077 triliun dialokasikan sebagai laba ditahan. Dana ini akan digunakan untuk penguatan modal inti dan pengembangan bisnis ke depan.

Besarnya dividen per saham ditetapkan sebesar Rp7,61106. Angka ini cukup kompetitif jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, menunjukkan bahwa kinerja keuangan bank tetap stabil meski di tengah tantangan makro ekonomi global.

Strategi Pertumbuhan Berkelanjutan Melalui Transformasi Internal

Perombakan struktur organisasi dan pembagian dividen bukan sekadar keputusan rutin. Ini adalah bagian dari strategi jangka panjang Maybank Group untuk memperkuat posisinya di pasar Indonesia.

Sebagai home market strategis bagi grup asal Malaysia ini, Indonesia memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan. Dengan menggabungkan kekuatan jaringan global Maybank dan pemahaman lokal yang mendalam, Maybank Indonesia ingin menjadi mitra keuangan utama masyarakat dan pelaku usaha di Tanah Air.

Baca Juga:  Bank Mega Syariah Catatkan Dana Korporasi Sebesar Rp5,9 Triliun Sepanjang 2025

Presiden Direktur Maybank Indonesia, Steffano Ridwan, menyatakan bahwa langkah-langkah yang diambil saat ini merupakan investasi jangka panjang. Termasuk dalam hal digitalisasi layanan, pengembangan produk ramah UMKM, serta penguatan kapasitas SDM internal.

Fokus pada Digitalisasi dan Inklusi Keuangan

Maybank Indonesia terus berkomitmen untuk mendukung inklusi keuangan lewat inovasi teknologi. Dalam beberapa tahun terakhir, bank ini telah meluncurkan berbagai platform digital yang mempermudah akses masyarakat terhadap layanan perbankan.

Ke depannya, dengan dukungan dari tim direksi yang baru, diharapkan percepatan transformasi digital bisa lebih optimal lagi. Terutama dalam menghadirkan solusi keuangan yang mudah dijangkau oleh kalangan milenial maupun pelaku usaha mikro.

Disclaimer

Informasi dalam artikel ini bersumber dari rilis resmi Maybank Indonesia terkait hasil RUPST 2026. Data seperti besaran dividen, susunan dewan, dan laba bersih dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan regulasi dan kondisi pasar yang berlaku. Pembaca disarankan untuk merujuk pada sumber resmi terbaru untuk informasi lebih akurat dan valid.

Erna Agnesa
Reporter at Desa Pengkol

Erna Agnesa merupakan jurnalis keuangan senior dan editor yang fokus pada industri jasa keuangan Indonesia. Keahliannya meliputi perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Erna berkomitmen menghadirkan liputan yang tajam, berimbang, dan memberdayakan masyarakat dalam mengambil keputusan finansial.