Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank Permata Tbk (BNLI) tahun 2026 berlangsung di Jakarta pada Selasa, 7 April 2026. Acara ini menjadi momentum penting bagi bank yang memutuskan sejumlah keputusan strategis, termasuk pengangkatan direktur baru dan pembagian dividen kepada pemegang saham.
Dalam pelaksanaannya, RUPST Permata Bank dilakukan secara hybrid dengan dukungan aplikasi eASY.KSEI. Enam agenda utama berhasil disetujui, mulai dari pengesahan laporan keuangan hingga penetapan remunerasi dewan direksi dan komisaris.
Pengesahan Laporan Keuangan dan Penggunaan Laba Bersih
Salah satu agenda utama yang disetujui adalah laporan tahunan 2025 dan pengesahan laporan keuangan hingga akhir tahun buku 31 Desember 2025. Hasil keuangan menunjukkan laba bersih sebesar Rp3,6 triliun.
Dari laba tersebut, pemegang saham memutuskan untuk membagikan dividen tunai sebesar sekitar Rp1,266 triliun atau setara Rp35 per saham. Pembayaran dividen ini ditujukan kepada pemegang saham yang berhak menerima pada tanggal tertentu sesuai ketentuan yang berlaku.
Pengangkatan Direksi dan Komisaris Baru
1. Pengangkatan Direktur Baru: Sorakrit Phruthanontachai
RUPST juga menyetujui pengangkatan Sorakrit Phruthanontachai sebagai direktur baru Permata Bank. Pengangkatan ini dilakukan setelah memenuhi seluruh syarat, termasuk persetujuan kemampuan dan kepatutan dari regulator terkait.
Sebelum bergabung dengan Permata Bank, Sorakrit memiliki pengalaman lebih dari 27 tahun di Bangkok Bank, salah satu bank terbesar di Thailand. Kehadirannya diharapkan dapat memperkuat strategi pengembangan bisnis bank.
2. Penunjukan Ulang Anggota Dewan Komisaris dan Direksi
Selain direktur baru, RUPST juga menyetujui penunjukan ulang anggota dewan komisaris dan direksi untuk masa jabatan 2026 hingga 2029. Keputusan ini menegaskan komitmen jajaran pimpinan dalam menjaga stabilitas dan pertumbuhan berkelanjutan bank.
Struktur Kepemimpinan Terbaru Permata Bank
Berikut susunan lengkap dewan komisaris dan direksi Permata Bank pasca-RUPST 2026:
Dewan Komisaris
- Komisaris Utama: Chartsiri Sophonpanich
- Komisaris: Chong Toh
- Komisaris: Niramarn Laisathit
- Komisaris: Chalit Tayjasanant
- Komisaris Independen: Haryanto Sahari
- Komisaris Independen: Goei Siauw Hong
- Komisaris Independen: Yap Tjay Soen
- Komisaris Independen: Riswinandi
Dewan Direksi
- Direktur Utama: Meliza Musa Rusli
- Direktur Kepatuhan: Dhien Tjahajani
- Direktur: Dayan Sadikin
- Direktur: Setiatno Budiman
- Direktur Unit Usaha Syariah: Rudy Basyir Ahmad
- Direktur: Eddie Sajoga
- Direktur: Evi
- Direktur: Ahmad Mikail Madjid
- Direktur: Sorakrit Phruthanontachai
Dewan Pengawas Syariah
- Ketua: Prof. Dr. H. Jaih, SE., MH., M.Ag
- Anggota: Asep Supyadillah
- Anggota: Habibullah
Kinerja Keuangan Permata Bank di Tahun 2025
Permata Bank mencatatkan kinerja keuangan yang solid sepanjang tahun 2025. Laba setelah pajak mencapai Rp3,6 triliun, dengan total aset yang meningkat 3,6% menjadi Rp268,3 triliun.
Dari sisi permodalan, rasio Capital Adequacy Ratio (CAR) tercatat sebesar 34,6%, sedangkan Common Equity Tier 1 (CET-1) mencapai 26,6%. Angka ini menunjukkan bahwa bank memiliki posisi modal yang kuat untuk mendukung pertumbuhan bisnisnya.
Arah Strategi Ke Depan
Fokus pada Inovasi dan Efisiensi Operasional
Direktur Utama Permata Bank, Meliza M. Rusli, menyampaikan bahwa sepanjang 2025 bank terus berinovasi dalam layanan serta meningkatkan efisiensi operasional. Langkah ini dilakukan untuk menjaga daya saing di tengah persaingan industri perbankan yang semakin ketat.
Membangun Hubungan Jangka Panjang dengan Nasabah
Permata Bank berkomitmen menjadi bank pilihan utama masyarakat Indonesia. Bank tidak hanya fokus pada layanan transaksional, tetapi juga membangun hubungan jangka panjang dengan nasabah dari berbagai segmen, baik individu, bisnis, maupun keluarga lintas generasi.
Dukungan dari Bangkok Bank
Sebagai pemegang saham pengendali, Bangkok Bank memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan Permata Bank. Kolaborasi ini diharapkan dapat terus menciptakan nilai tambah dan dampak positif bagi seluruh pemangku kepentingan.
Apresiasi dari Dewan Komisaris
Komisaris Utama Permata Bank, Chartsiri Sophonpanich, menyampaikan apresiasi atas kinerja direksi selama 2025. Menurutnya, pencapaian tersebut menjadi fondasi penting untuk menjaga pertumbuhan berkelanjutan di masa depan.
Disclaimer
Data dan informasi dalam artikel ini bersumber dari rilis resmi Permata Bank terkait RUPST 2026. Angka-angka keuangan dan keputusan yang disampaikan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan regulasi dan kondisi pasar yang berlaku. Pembaca disarankan untuk merujuk pada sumber resmi untuk informasi terbaru.
Erna Agnesa merupakan jurnalis keuangan senior dan editor yang fokus pada industri jasa keuangan Indonesia. Keahliannya meliputi perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Erna berkomitmen menghadirkan liputan yang tajam, berimbang, dan memberdayakan masyarakat dalam mengambil keputusan finansial.
