Penghargaan sebagai Mitra Distribusi Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) Terbaik tahun 2025 kembali memperkuat posisi PT Bank Central Asia Tbk (BCA) dalam mendukung program pemerintah untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam investasi. Ajang penghargaan yang diselenggarakan oleh Kementerian Keuangan Republik Indonesia ini menjadi apresiasi atas kinerja BCA dalam memfasilitasi penjualan SBSN secara luas dan berkelanjutan.
Penyerahan penghargaan dilakukan langsung oleh Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kemenkeu RI, Suminto, kepada Dessy Nathalia, Senior Vice President Wealth Management BCA. Acara berlangsung di Jakarta awal Maret 2026 dan menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah dan lembaga keuangan dalam mendorong inklusi investasi.
Komitmen BCA dalam Edukasi dan Akses Investasi
BCA terus berupaya memperluas akses investasi yang aman dan syariah melalui berbagai layanan digital dan edukasi keuangan. Penghargaan ini menjadi bentuk pengakuan atas kontribusi BCA dalam memperkenalkan SBSN kepada masyarakat luas sebagai instrumen investasi yang tidak hanya aman, tetapi juga menguntungkan.
-
Meningkatkan Literasi Keuangan
BCA aktif menggelar berbagai program edukasi keuangan yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Tujuannya agar masyarakat lebih paham soal investasi dan tidak mudah terjebak pada instrumen berisiko tinggi. -
Memperluas Akses Investasi
Melalui aplikasi myBCA dan KlikBCA Individu, nasabah bisa langsung berinvestasi di SBSN tanpa ribet. Ini memungkinkan siapa saja, di mana saja, bisa ikut berinvestasi secara digital.
Peningkatan Minat Investasi Masyarakat
Hingga akhir Desember 2025, jumlah investor yang bertransaksi melalui BCA mengalami peningkatan lebih dari 19 persen secara year-on-year. Angka ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin percaya pada instrumen SBSN yang ditawarkan melalui platform BCA.
| Tahun | Jumlah Investor | Pertumbuhan YoY |
|---|---|---|
| 2023 | 120.000 | – |
| 2024 | 145.000 | 20,8% |
| 2025 | 173.000 | 19,3% |
Selama tahun 2025, BCA berhasil memfasilitasi penjualan empat seri SBSN ritel di Pasar Perdana dengan total nilai transaksi mencapai lebih dari Rp20 triliun. Angka ini mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan investasi yang disediakan oleh BCA.
Cara Investasi SBSN Melalui BCA
Bagi yang tertarik berinvestasi di SBSN melalui BCA, berikut langkah-langkah yang bisa diikuti:
-
Unduh dan Buka Aplikasi myBCA
Pastikan aplikasi sudah diperbarui ke versi terbaru untuk mendapatkan akses fitur investasi. -
Masuk ke Menu Investasi
Pilih menu “Investasi” dan pilih produk SBSN yang tersedia. -
Lengkapi Data dan Lakukan Pembelian
Ikuti petunjuk yang muncul di layar, masukkan jumlah nominal investasi, dan konfirmasi transaksi. -
Konfirmasi melalui Kode OTP
Masukkan kode OTP yang dikirimkan ke nomor ponsel terdaftar untuk menyelesaikan proses pembelian.
Selain melalui aplikasi, nasabah juga bisa melakukan transaksi SBSN di Pasar Sekunder melalui kantor cabang BCA yang melayani transaksi obligasi. Ini memberikan fleksibilitas tambahan bagi nasabah yang lebih nyaman berinvestasi langsung di cabang.
Keunggulan SBSN sebagai Instrumen Investasi
SBSN merupakan surat berharga negara yang diterbitkan berdasarkan prinsip syariah. Instrumen ini tidak hanya aman karena dijamin pemerintah, tetapi juga memberikan return yang kompetitif.
-
Aman dan Terpercaya
SBSN diterbitkan oleh pemerintah Indonesia, sehingga risiko default sangat kecil. -
Mudah Diakses
Dengan sistem digital BCA, investasi SBSN bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja. -
Memberikan Passive Income
Investor bisa mendapatkan kupon secara berkala, menjadikannya sumber penghasilan pasif yang stabil.
Peran BCA dalam Mendorong Inklusi Investasi
BCA terus berinovasi untuk memastikan bahwa investasi tidak lagi menjadi domain kalangan tertentu. Dengan menyediakan berbagai layanan inklusif dan edukasi yang mudah dipahami, BCA membuka peluang lebih besar bagi masyarakat dari berbagai kalangan untuk mulai berinvestasi.
“Kami berterima kasih atas kepercayaan para nasabah untuk berinvestasi melalui BCA. Ke depan, BCA akan senantiasa melanjutkan komitmen dalam memperkuat literasi keuangan dan memastikan layanan investasi semakin inklusif untuk diakses oleh masyarakat dari berbagai segmen,” ujar Dessy Nathalia.
Tantangan dan Peluang ke Depan
Meski minat masyarakat terhadap investasi terus meningkat, tantangan seperti rendahnya literasi keuangan dan persepsi bahwa investasi itu rumit masih menjadi penghalang. BCA terus berupaya menjawab tantangan ini dengan menyederhanakan proses dan memperbanyak edukasi.
-
Meningkatkan Edukasi Digital
Program edukasi online akan terus diperluas agar lebih mudah diakses oleh masyarakat di pelosok daerah. -
Perluasan Jaringan Cabang
BCA juga terus mengembangkan layanan di cabang agar nasabah yang belum familiar dengan digital banking tetap bisa berinvestasi dengan nyaman. -
Kolaborasi dengan Pemerintah
Sinergi dengan Kemenkeu RI akan terus diperkuat untuk memastikan program SBSN bisa menjangkau lebih banyak masyarakat.
Disclaimer
Data dan informasi dalam artikel ini bersifat terbatas hingga akhir tahun 2025. Angka dan pencapaian yang disebutkan dapat berubah seiring perkembangan waktu dan kebijakan dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia serta Bank Central Asia Tbk. Pastikan untuk selalu mengakses informasi terbaru langsung dari sumber resmi.
Erna Agnesa merupakan jurnalis keuangan senior dan editor yang fokus pada industri jasa keuangan Indonesia. Keahliannya meliputi perbankan, multifinance, pinjaman online, serta program bantuan sosial pemerintah. Erna berkomitmen menghadirkan liputan yang tajam, berimbang, dan memberdayakan masyarakat dalam mengambil keputusan finansial.
